Latest Entries »

Pada tulisan kali, saya ingin berbagi dengan pembaca mengenai kerangka skripsi atau mahasiswa biasa mengenalnya dengan istilah komposisi bab yang terdiri dari bab I sampai bab V. Agar pembaca sekalian (bil khusus mahasiswa) dapat memahami proses ini dengan baik, maka saya sertakan kerangka skripsi per bab tersebut beserta penjelasannya. Namun, saya ingatkan bahwa pedoman ini hanya untuk kalangan mahasiswa IAIN Sultan Amai Gorontalo, karena setiap perguruan tinggi memiliki pedoman (baca: langkah2) tersendiri dalam penulisan skripsi. Bahkan dalam beberapa kasus saya temukan, langkah-langkah ini tergantung dosen pembimbing mahasiswa. (Jadi, tidak ada yang abadi, hehehe). Selanjutnya, kerangka skripsi dalam tulisan ini, adalah kerangka skripsi berbentuk KUALITATIF, bukan kuantitatif maupun penelitian tindakan kelas. Insya Allah, tulisan sederhana ini bermanfaat bagi saya pribadi dan pembaca sekalian. View full article »

Pembaca sekalian…

Kita semua mafhum bahwa diakhir studi mahasiswa baik S1, S2 maupun S3 kita diwajibkan untuk melakukan serangkaian kegiatan ilmiah berupa penelitian sebagai salah satu syarat untuk meraih gelar kesarjanaan. Bagi S1, penelitian ini ditulis dalam bentuk Skripsi, S2 dalam bentuk Tesis dan S3 dalam bentuk Disertasi. Pembaca! saya yakin, semua mahasiswa memahami ini, tapi apakah mereka benar-benar mengetahui secara utuh proses-proses penelitian, itu yang masih perlu dikaji. Dalam beberapa kasus saya menemukan, sebagian mahasiswa kurang memahami proses penelitian, dari awal hingga akhir proses penelitian. View full article »

Artikel ini merupakan salah tugas penulis dalam mata kuliah Filsafat Ilmu pada Program Magister Pemikiran Islam UIN Alauddin Makassar. Tanpa mengurangi substansi pembahasan makalah, sekaligus agar tulisan ini tidak terlalu panjang, maka penulis melakukan beberapa editing dan insya Allah bermanfaat bagi pembaca.

PENDAHULUAN

A.    Latar Belakang Masalah

Seringkali kita ragu-ragu untuk menentukan apakah pikiran sehat (common sense) dapat dikategorikan sebagai salah satu inkuiri ilmiah (scientific atau disciplined inquiry), yang bertujuan untuk memperoleh kebenaran ilmiah. Seperti telah sama-sama kita ketahui kebenaran dapat dibedakan dalam empat lapis. Lapis paling dasar adalah kebenaran inderawi yang diperoleh melalui panca indera kita dan dapat dilakukan oleh siapa saja; lapis di atasnya adalah kebenaran ilmiah yang diperoleh melalaui kegiatan yang sistematik, logis, dan etis oleh mereka yang terpelajar. View full article »

A.    Latar Belakang Masalah

Allah telah membekali kita dengan pengetahuan untuk kita ketahui dan pelajari dalam kehidupan sehari-hari. Hal ini dimaksudkan agar kita mampu untuk memanfaatkan pengetahuan tersebut bagi kelangsungan hidup manusia. Pengetahuan yang dibekali tidak hanya terbatas pada satu persoalan saja. Kita bisa mempelajari pengetahuan dari berbagai disiplin ilmu dengan membahas tiga teori, antara lain ; epistemologi, fenomenologi, dan Intusionisme. View full article »

Asy-Syahrastani adalah seorang tokoh pemikir muslim yang memiliki nama asli Muhammad ibn Ahmad Abu al-Fatah Asy-Syahrastani Asy-Syafi’i lahir di kota Syahrastan provinsi Khurasan di Persia tahun 474 H/1076 M dan meninggal tahun 548 H/1153 M. Beliau menuntut ilmu pengetahuan kepada para ulama’ di zamannya, seperti Ahmad al-Khawafi, Abu al-Qosim al-Anshari dan lain-lain. Sejak kecil beliau gemar belajar dan mengadakan penelitian, terlebih lagi didukung oleh kedewasaannya. Dalam menyimpulkan suatu pendapat beliau selalu moderat dan tidak emosional, pendapatnya selalu disertai dengan argumentasi yang kuat. Hal ini menunjukkan bahwa beliau memang menguasai masalah yang ditelitinya. View full article »

Perbedaan pendapat pada manusia adalah suatu kenyataan yang tidak bisa dipungkiri. Jika manusia sejak kecilnya memandang alam sekitarnya dengan pandangan filosofis – sementara pandangan orang berbeda-beda, maka kelanjutan ialah bahwa gambaran dan imajinasi manusia juga berbeda-beda. Demikian juga halnya yang terjadi dalam kenyataan kehidupan kaum muslimin, di mana sejarah mencatat bahwa kaum muslimin sepeninggal Rasulullah SAW. View full article »

KRITIK MATAN HADITS[1]

SUKRIN THAIB

A.    Latar Belakang Masalah

Tidak perlu diragukan bahwa hadis  merupakan sumber  ajaran Islam  di samping al-Qur’an. Mengingat begitu pentingnya hadis, maka studi atau kajian terhadap hadis akan terus dilakukan, bukan saja oleh  umat Islam, tetapi oleh siapapun yang  berkepentingan terhadapnya. Berbeda dengan ayat-ayat al-Qur’an yang  semuanya dapat diterima, hadis tidak semuanya dapat dijadikan sebagai  acuan atau hujah. Hadis ada   yang  dapat dipakai ada yang tidak. Di sinilah letak perlunya  meneliti hadis. Agar dapat meneliti hadis  secara baik diperlukan  antara lain pengetahuan tentang kaidah dan atau metodenya. View full article »

KHUTBAH JUM’AT[1]

KARAKTER MUSLIM

Oleh : Sukrin Thaib

 Jama’ah kaum muslimin yang dirahmati Allah…

Pada kesempatan yang berbahagia ini, ijinkan saya selaku khatib mengingatkan utamanya kepada diri saya pribadi dan juga kepada jama’ah pada umumnya, untuk senantiasa meningkatkan taqwa kepada Alloh, dengan sebenar-benarnya takwa yaitu ikhlas menjalankan apa yang telah diperintahkan-Nya dan meninggalkan apa yang telah dilarang. Kemudian marilah kita senantiasa mengungkapkan rasa syukur kepada Allah SWT semata. Allah telah melimpahkan kepada kita sedemikian banyak ni’mat. Jauh lebih banyak nikmat yang telah kita terima dibandingkan kesadaran dan kesanggupan kita untuk bersyukur. Sebagaimana telah Allah firmankan dalam QS Ibrahim: 34:

 Selanjutnya khatib mengajak jamaah sekalian untuk senantiasa berdoa kepada Allah agar melimpahkan setinggi-tingginya penghargaan dan penghormatan, yang biasa kita kenal dengan istilah sholawat dan salam-sejahtera kepada pemimpin kita bersama, teladan kita bersama… imamul muttaqin pemimpin orang-orang bertaqwa dan qaa-idil mujahidin panglima para mujahid yang sebenar-benarnya nabiyullah Muhammad Sallalahu ‘alaihi wa sallam, keluarganya, para shohabatnya dan para pengikutnya yang setia hingga akhir zaman. Dan kita berdo’a kepada Allah, semoga kita yang hadir di tempat yang baik ini dipandang Allah layak dihimpun bersama mereka dalam kafilah panjang yang penuh berkah. Amien, amien ya rabbal ‘aalaamien.

Jama’ah Jum’ah Rahimakumullah

Alkisah, ada seorang pemimpin yang kebingungan untuk menempatkan orang yang tepat untuk menempati posisi penting dalam struktur organisasinya. View full article »

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.