Pada tulisan kali, saya ingin berbagi dengan pembaca mengenai kerangka skripsi atau mahasiswa biasa mengenalnya dengan istilah komposisi bab yang terdiri dari bab I sampai bab V. Agar pembaca sekalian (bil khusus mahasiswa) dapat memahami proses ini dengan baik, maka saya sertakan kerangka skripsi per bab tersebut beserta penjelasannya. Namun, saya ingatkan bahwa pedoman ini hanya untuk kalangan mahasiswa IAIN Sultan Amai Gorontalo, karena setiap perguruan tinggi memiliki pedoman (baca: langkah2) tersendiri dalam penulisan skripsi. Bahkan dalam beberapa kasus saya temukan, langkah-langkah ini tergantung dosen pembimbing mahasiswa. (Jadi, tidak ada yang abadi, hehehe). Selanjutnya, kerangka skripsi dalam tulisan ini, adalah kerangka skripsi berbentuk KUALITATIF, bukan kuantitatif maupun penelitian tindakan kelas. Insya Allah, tulisan sederhana ini bermanfaat bagi saya pribadi dan pembaca sekalian.

BAB I PENDAHULUAN

A. Latar Belakang Masalah

Berisi uraian lengkap mengenai alasan-alasan mengambil judul penelitian. Pada bagian ini, sangat dianjurkan untuk menguraikan secara jelas permasalahan yang dihadapi di lokasi penelitian sehingga judul (permasalahan) tersebut layak untuk diteliti. Penting untuk diingat bahwa kesalahan dalam menguraikan permasalahan (kurang akurat, penjelasan terlalu panjang lebar, uraian yang terlalu gemuk, tidak tepat sasaran) menjadikan permasalahan tersebut tertolak atau tidak layak diteliti.

B. Rumusan Masalah

Secara sederhana, rumusan masalah adalah pertanyaan-pertanyaan yang akan dicarikan jawabannya dalam penelitian. Penting untuk diingat bahwa rumusan masalah harus didasarkan pada permasalahan yang telah kita urai pada latar belakang masalah. Pertanyaan-pertanyaan yang diajukan harus memperhatikan apakah pertanyaan tersebut bersifat deskriptif, asosiatif atau komparatif.

C. Pengertian Judul dan Definisi Operasional

Untuk menghindari kekeliruan dalam memahami arah pembahasan penelitian, maka seorang penulis harus memberikan penjelasan kata-kata penting yang digunakan dalam judul penelitian (skripsi). Untuk itu, seorang peneliti wajib menggunakan Kamus Bahasa Indonesia (bisa juga Bahasa Inggris). Setelah kata-kata penting dalam judul tersebut telah diartikan, maka langkah selanjutnya peneliti harus menjelaskan secara operasional judul tersebut.

D. Tujuan dan Kegunaan Penelitian

  1. Tujuan penelitian disesuaikan dengan rumusan masalah yang telah dibuat. Jika rumusan masalah terdiri dari 2 pertanyaan, maka tujuan penelitian juga terdiri dari 2 bagian. Biasanya dimulai dengan kalimat …”untuk mengetahui…”
  2. Kegunaan penelitian merupakan nilai guna dari dilaksanakannya penelitian. Biasanya kegunaan penelitian ini terdiri dari 2, yaitu kegunaan praktis dan kegunaan teoritis.

E. Telaah Pustaka (jika ada)

Menjelaskan penelitian, kajian terdahulu yang relevan. Penulis harus menjelaskan penelitian terdahulu tersebut dan menjelaskan pula perbedaan dengan penelitian yang dilakukan.

To Be Continued….